Motivasi Untuk Research

Tokyo Tower

Tokyo Tower

Jepang. Sebuah negara yang terkenal bukan hanya karena anime dan manganya, tapi juga karena kemajuan teknologinya. Salah satu penyebab majunya teknologi jepang adalah banyaknya penelitian yang dilakukan baik di universitas ataupun perusahaan-perusahaan. Beberapa hari yang lalu saya baru menyadari apa yang menjadi motivasi para pelajar dan pengajar di universitas untuk melakukan research. Tentu saja salah satunya adalah untuk menambah jumlah publikasi di riwayat hidup. Namun yang menarik adalah mereka melakukan research untuk bisa pergi ke luar negeri. Seperti yang kita ketahui, ada banyak sekali conference berskala international. Dengan melakukan research, mereka dapat memasukkan paper ke konferensi-konferensi itu, dan bila lolos review, mereka mendapatkan kesempatan untuk jalan-jalan ke luar negeri. Mereka juga tidak perlu khawatir akan biaya. Karena semuanya ditanggung oleh universitas. Bagi universitas, hal ini bukan masalah, karena semakin banyak paper dihasilkan oleh civitas mereka, semakin bagus pamor universitas.

Disini research seperti berlomba. Di meeting beberapa hari yang lalu, profesorku memaparkan konferensi-konferensi berskala international yang akan diadakan tahun depan, seperti PIMRC di Tokyo, VTC di Alaska, dan APWCS di Seoul. Profesor mendukung siapa saja yang ingin memasukkan paper ke salah satu konferensi tersebut. Bukan hanya untuk mahasiswa/i master atau PhD saja, S1 pun diperbolehkan. Bahkan salah satu teman saya yang masih S1 sudah siap untuk memasukkan paper ke APWCS karena dia ingin pergi ke Seoul.

Saya yakin ini adalah salah satu motivasi yang harus ditanamkan di universitas-universitas di Indonesia, terutama untuk almamater ITB. Saya dengar ITB berencana menjadi institut berbasis research. Semoga dapat menghasilkan paper-paper yang berkualitas.

this post in english

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • StumbleUpon
  • Twitter

8 Responses to “Motivasi Untuk Research”

  1. your western friend Says:

    hoooo gitu ya nic, kalo ditempat gw pada nulis paper buat lulus ;)) efeknya sama sih semua orang berlomba buat nulis paper. pendekatan si prof keknya perlu dirubah mengikuti cara kampus lo nic

  2. siti Says:

    masalahnya ITB kayaknya gak punya dana nic kalo disuruh membiayai setiap dosen atopun mahasiswa yang ikutan konferensi..

  3. nico Says:

    moso sih ga ada duit, duit anak2 yg 45juta itu pada kemana donk???

  4. qonita Says:

    kayaknya duit nya dipake ama itb buat operasional..
    maklum bhmn :P

  5. Lumierre Says:

    jadi loe kapan jalan2 ikut konferensinya??
    hehehe…

  6. nico Says:

    smoga secepatnya :D

  7. dessy pratiwi Says:

    y banyak Universitas di Indonesia yang aktiv melakukan Penelitian , yang terpublish maupun tidak tapi semua ini semoga dapat memperbaiki SDM di Indonesia.

  8. nico Says:

    amin
    *serius sekali :P

Leave a Reply

:D :) :( :o :? 8) :lol: X-( :P :wink: :hugs: :atwitsend: :devil: :clap: (*) O:-) =)) :???: :madtongue: :party: :x :-*